wisamba.onthispla.net

wisamba.onthispla.net
my journey on this planet

backpacking hari#3

March 27th, 2008

[17 maret 2008] dari keteraturan singapore ke eksotisme bangkok

.: tulisan ketiga dari sembilan tulisan :.

Hari ketiga perjalananku, di pagi harinya hanya kuhabiskan untuk sarapan di ruang makan dan dapur hostel bersama teman-teman dan penghuni hostel lainnya. Hampir jam 9 pagi ketika aku dan asep check out dari The Innn-Crowd. Aku langsung menuju Stasiun MRT Little India untuk menuju MRT Changi. Seperti di kota-kota lain di dunia dimana Airport biasanya diletakkan jauh di pinggir kota, Changi Airport juga terletak sedikit jauh dari pusat kota. Bedanya, walaupun jauh, tetapi hanya dengan MRT saja, aku sudah bisa langsung sampai di lantai bawah bandara. Seperti fasilitas publik lainnya, semua petunjuk arah dan lokasi terbaca dengan jelas di Changi. Penerbanganku kali ini berada di Terminal 2. Dari terminal 1 tersedia skytrain untuk menuju terminal 2. Ketika menunggu Skytrain, baru aku sadari bahwa aku sudah terlambat 15 menit untuk check in. Dan benar saja, check in counter telah tutup, beruntung petugas bandara yang kelihatannya orang melayu dengan ramahnya masih mau menerimaku untuk check in.

Changi Airport Singapore

Penerbanganku landing dengan mulus di Suvarnabhumi International Airport, Thailand. Setelah melalui pemeriksaan imigrasi, aku menuju bagage claim untuk mengambil backpack. Airport baru yang luas dan berdesain modern ini terletak sekitar 1 jam dari kota Bangkok, setelah menunggu airport bus cukup lama, akhirnya bus AE1 yang kutunggu datang dan membawa aku beserta para peenumpang lain yang kebanyakan turis eropa, menuju Silom.

Di sepanjang perjalanan dapat kulihat bahwa negara ini semakin beranjak maju dengan meningkatkan pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, jalan layang dan fasilitas publik lainnya. Walaupun belum seteratur Singapore, ada karakter yang kurasa membuat berbagai wisatawan dari penjuru dunia merasa tertarik terhadap kota yang satu ini, yaitu keeksotisannya.

Setelah berjuang melalui kemacetan dan kendala komunikasi dengan sopir bus yang kurang menguasai bahasa inggris, akhirnya berhasil juga aku menemukan lokasi hostel yang sudah kubooking, The Urban Age Bangkok. Pemilik hostel ternyata sangat ramah dan informatif, aku pun langsung merasa betah disana.

Hal pertama yang ingin kulakukan di Bangkok adalah mencari Canon Service Center untuk memperbaiki kamera yang kujatuhkan di Singapore. Beruntung area tempatku menginap adalah pusat bisnis dan perkantoran, sehingga hanya beberapa blok dari hostel, aku temukan pusat Canon Service Center. Setelah berdiskusi dengan Customer Service disana, kuputuskan untuk membawa pulang saja kamera tersebut untuk diperbaiki di Jakarta, karena ternyata aku harus mengeluarkan uang sebesar 4000 THB atau sekitar 1,2 juta rupiah untuk memperbaiki kamera itu disana.

Sampai pukul 7 malam kuhabiskan waktu dengan bersantai di hostel, sekaligus menunggu Indra yang naek penerbangan selanjutnya. Setelah Indra sampai di hostel, aku, Asep, dan Indra kemudian memulai petualangan di kota yang memiliki beberapa kemiripan dengan Jakarta ini. Tempat pertama yang kukunjungi adalah Suan Lum Night Bazaar. Tak jauh dari hostel terdapat stasiun MRT (Subway) Silom. dari stasiun Silom aku menggunakan MRT dan turun di stasiun MRT Lumphini. Suan Lum Night Bazaar terletak dekat dengan pintu keluar stasiun MRT Lumphini.

Suan Lum Night Bazaar

Semakin malam keadaan di bazaar semakin ramai. Bazaar yang cukup luas ini berisi stand-stand yang telah tertata sesuai dengan kategori baran yang dijualnya. Berbagai macam kategori barang dijual disini, misalnya kerajinan, pakaian, meubel, dan sebagainya. Yang paling menarik tentunya bagian makanan atau food center. Setelah makan malam di food center, dengan menu thailand yang lezat tentunya, aku berputar-putar untuk survey barang yang akan dibeli besok. Setelah lelah aku kembali ke hostel untuk beristirahat dengan menggunakan MRT.

Foto-foto Bangkok selengkapnya bisa dilihat di album picasa ku.

4 Responses to “backpacking hari#3”


  1. […] Cerita jalan-jalan di Bangkok ini terlalu panjang, jadi saya bagi dua babak, bersambung yaa… Untuk cerita perjalanan di Bangkok yang lebih lengkap dan kronologis, silahkan mampir ke blog teman saya (Backpacking hari#3, Backpacking hari #4) […]

  2. comment number 2 by: Anang hendri

    mas…
    wah uda bnyak pengalaman kerja ya??

    jgn lupa bagi2 ke aq….

    :D

    anang

  3. comment number 3 by: wisamba

    Alo Nang, rajin juga kamu online, di hotel apa di warnet nih? lagi kesepian sendiri ditinggalin yang lean ke Bandung yah? hehehehe. Hmmm yang ini sih bukan pengalaman kerja sih, tapi pengalaman ngabur dari rutinitas kerjaan sehari hari. Kalo udah mulai jenuh biasanya aku ngajakin temen-temen traveling ke mana-mana. Pulang-pulang biasanya udah siap n seger lagi buat kerja.

  4. comment number 4 by: aziz

    bus AE1 brapa ya harganya?
    trus MRT silom dan BTS saladaeng, dua2nya deket hotel?

    wisamba : hi Aziz, untuk bus AE1 harganya 150THB per orang, sekitar 50ribu rupiah. Kalo dari Urban Age dua stasiun itu emang deket banget, tinggal jalan aja bentar….

Leave a Reply

Name

Mail (never published)

Website