wisamba.onthispla.net

wisamba.onthispla.net
my journey on this planet

backpacking hari#5

March 31st, 2008

[19 maret 2008] bangkok oh bangkok

.: tulisan kelima dari sembilan tulisan :.

Pukul 9 pagi aku dan ketiga temanku sudah berkumpul untuk memulai lagi jelajah kota Bangkok. Sehari sebelumnya Daigo kun mengusulkan untuk pergi ke Kachanaburi hari ini, dia ingin mengunjungi Tiger Temple disana. Tetapi setelah bertanya kepada manager hostelku yang informatif itu, aku diberitahu bahwa untuk berkunjung ke Kanachaburi lebih baik mengalokasikan waktu 2 hari. Selain masalah jarak yang cukup jauh, transportasi menuju Tiger Temple yang berganti-ganti, selain itu Kachanaburi juga kota yang tidak begitu besar sehingga mungkin akan banyak kendala jika hanya mengalokasikan waktu 1 hari. Akhirnya kunjungan ke Tiger Temple, tempat para biarawan memelihara banyak harimau yang bebas berkeliaran, dibatalkan.

Kunjungan pertama di hari kelima backpacking ku adalah Jim Thompson Museum. Untuk menuju Museum itu, aku naik Skytrain dari BTS Sala Daeng meuju BTS National Stadium. Tempat itu tak jauh dari National Stadium. Jim Thompson adalah orang Amerika yang pernah menetap dan memiliki usaha Thai Silk di Bangkok sebelum akhirnya hilang ketika pergi di suatu hari. Rumahnya yang indah dengan model dan dekorasi khas Thailand saat ini dijadikan Museum. Disana disediakan guide-guide cantik yang bisa menjelaskan dalam berbagai bahasa, seperti Inggris, Jepang, Perancis, Jerman, dsb. Aku, Indra, dan Asep memilih guide berbahasa Inggris sedangkan Daigo Kun dengan guide bahasa Jepang. Satu hal yang bisa kupelajari dari Jim Thompson Museum, ternyata hanya dari sebuah rumah yang dijadikan museum saja, asal dikemas dengan cara menarik dan informatif, berhasil mengundang banyak wisatawan untuk datang.

One Corner of Jim Thompson Museum

Cuaca Bangkok yang sedang panas tidak menghalangi aku untuk mengunjungi Vimanmek Mansion, salah satu istana yang pernah ditinggali raja-raja Thailand di masa lalu. Dari depan National Stadium, aku dan teman-teman memilih menggunakan taksi untuk menuju area Dust, tempat Vimanmek berada, karena tidak ada Skytrain atau Subway yang menuju area tersebut. Sayangnya, karena supir taksi yang tidak bisa berbahasa Inggris, akhirnya aku diturunkan di jalan yang salah, setelah beberapa menit berjalan dan dengan bantuan peta, aku sampai juga di Vimanmek Mansion. Mansion ini diklaim merupakan The Greatest Teakwood Mansion in the world. Sayangnya di dalam area mansion dilarang memotret atau mengabadikan dengan video, sehingga keindahannya hanya bisa aku simpan dalam memori otakku saja. Mansion ini sangat luas dan menyimpan banyak sekali benda-benda peninggalan keluarga kerajaan, karena itu untuk satu kali mengelilingi kompleks mansion, dilakukan beberapa kali pergantian guide untuk memandu wisatawan.

Tak jauh dari Vimanmek Mansion, masih di area Dusit, terdapat sebuah Wat yang dinilai sebagai wat tercantik di thailand. Orang Thailand menyebutnya Wat Benjamabophit tetapi wisatawan asing lebih suka menyebutnya dengan The Marble Temple. Disebut begitu karena temple ini terbuat dari marmer putih. Motif atap khas Thailand dengan nuansa merah dan keemasan membuat wat ini tampak anggun. Di dalam wat juga terdapat berbagai patung budha yang dikumpulkan dari seluruh Thailand dan beberapa negara lain.

The Marble Temple

Sekitar pukul 2 siang, aku bersama teman-teman menggunakan taksi untuk menuju Pasar Pratunam. Sebenarnya yang mengusulkan untuk mengunjungi tempat ini adalah Daigo Kun, dia ingin membeli beberapa barang disana, menurutnya barang-barang disana murah-murah. tapi setelah sampai disana, yang banyak memborong adalah Indra. Dia membeli beberapa kaos bola dengan kualitas KW1 yang dipesan teman-teman kantor. Ternyata memang kualitasnya bagus dan harganya jauh lebih murah dari di Indonesia. Pasar Pratunam ini tak jauh dari area Siam, tempat pusa-pusat perbelanjaan terkenal di Bangkok. Aku juga sempat makan siang di salah satu food court di Plattinum. Di food court ini, pengunjung harus membeli kartu prepaid untuk digunakan membeli makanan dan minuman di gerai-gerai yang ada. Jika sudah selesai, sisa uang yang terdapat dalam kartu dapat diambil kembali.

Hari sudah mulai gelap ketika kami menyusuri jalan-jalan di area perbelanjaan Siam. Dari Central World, Siam Paragon, Siam Square, dan masih banyak lagi mal di daerah itu. Malam hari itu banyak kuhabiskan di area tersebut. Sekitar pukul 8 malam, aku menuju MBK mall untuk makan malam. Disana ternyata banyak orang Indonesia yang berbelanja, dapat dikenali dari bahasa yang mereka gunakan. Di food center MBK aku juga bertemu kembali dengan bapak dan ibu dari departemen perhubungan yang sedang pelatihan di Bangkok, mereka sednag makan bersama teman-teman pelatihan mereka dari Fiji dan Malaysia. Makanan Thailand disini sangat enak dan menggugah selera, salah satu favoritku adalah Sticky Rice with Durian.

MBK

Ini merupakan malam terakhir eksplorasiku di kota Bangkok karena besok pagi aku sudah harus melanjutkan ke kota lain di Thailand, yaitu Phuket. Karena itu selama perjalanan dengan taksi dari MBK ke hostel, tak lupa aku, Indra, dan Asep berpamitan ke Daigo kun yang masih akan melanjutkan hari harinya di bangkok sampai tanggal 23.

Foto-foto Bangkok selengkapnya dapat dilihat di album picasa ku.

8 Responses to “backpacking hari#5”

  1. comment number 1 by: mr.budi wahyono

    assalamualaikum
    wew,cerita liburannya asek banget,pasti dah fresh and kerja semangat 45 lagi he..he..ada oleh-oleh,bagi donk he..he.oh ya,btw minggu depan aku mau liburan juga ke kutub utara dan kutub selatan,mau ikutan tah he..he..kalau gak ikut aku oleh-olehkan beruang kutub he..he..
    ok deh,gitu aja,gak bisa banyak coz browsingnya pake hp neh.met kerja and sukses,smangat 45…MERDEKA..MERDEKA
    Wassalamualaikum


  2. […] Demikian cerita jalan-jalan di Bangkok babak ke-dua. Nanti disambung dengan edisi Phuket. Untuk cerita jalan-jalan di Bangkok yang lebih lengkap dan kronologis, mampir ke blog teman saya (Backpacking hari #5) […]

  3. comment number 3 by: baby

    Nice website!!

  4. comment number 4 by: Yuli

    Thanks atas sharing infonya

    saya jadi kan panduan saya lho buat ke Thailand from KL..kebetulan saya business trip ke KL. dan pengen jadi backpacker from KL

  5. comment number 5 by: wisamba

    Thank you baby & Yuli udah mampir di wisamba on this planet. Buat Yuli bagi2 ceritanya juga yah tentang trip KL Thailandnya.

    Regards, Teguh Aji Wisamba

  6. comment number 6 by: devi

    TQ ya infonya. Jd makin semangat nih tuk jelajahin bangkok…(2 bulan lagi ..)

  7. comment number 7 by: wisamba

    makasi juga buat devi dah mampir disini, jangan lupa oleh oleh dari bangkoknya :D

  8. comment number 8 by: agung

    kalo ada teman2 yang mau jalan ke singapura-kl-phuket-bangkok bisa bareng dengan saya ubungi saja 08125801394. aku di samarinda

Leave a Reply

Name

Mail (never published)

Website