backpacking hari#6
April 12th, 2008[20 maret 2008] kota keduaku di thailand
.: tulisan keenam dari sembilan tulisan :.
Sekitar pukul 4 pagi, aku terbangun karena mendengar namaku dipanggil, ternyata Indra minta diantar check out. Dia memang harus berangkat pagi-pagi benar untuk mengejar penerbangan pertama hari itu, penerbangan ke phuket. Phuket adalah salah satu kota di Thailand bagian selatan yang merupakan salah satu kota wisata di Thailand. Phuket merupakan kota yang menjadi pemberhentianku selanjutnya. Tetapi karena penerbanganku dan asep merupakan penerbangan siang, jadi aku masih bisa melanjutkan tidur nyenyak dulu sebelum harus beres-beres barang dan check out.
Karena kelelahan akibat semalam, aku dan Asep baru selesai berbenah pukul 9 pagi. Setelah itu aku turun ke lobby untuk sarapan, minum teh dan mengobrol dengan pengurus hostel. Pagi itu aku hanya bersantai di lobby sambil menikmati saat-saat terakhir di kota Bangkok. Dalam hati aku hanya berpikir bahwa suatu saat aku pasti akan kembali ke kota yang sudah membuatku tertarik dan betah ini.
Taksi yang membawaku ke bandara melaju kencang di jalan tol. Kurang dari satu jam aku sudah tiba di Suvarnabhumi Airport. Setelah 300 THB berpindah ke saku sopir aku segera masuk ke area bandara yang terbilang masih baru ini. Sekitar pukul 2 siang, aku sudah duduk dalam pesawat yang membawaku ke Phuket, kota kedua yang kukunjungi di Thailand.
Phuket International Phuket International Airport, walaupun tidak terlalu besar, tetapi cukup bersih dan nyaman. Di antrian pemeriksaan imigrasi, sudah terlihat bahwa kota ini merupakan sebuah kawasan wisata yang maju, karena terlihat banyak sekali wisatawan asing yang mengantri. Saat akan keluar setelah mengambil ransel di baggage claim, sudah banyak berjejer travel agent yang menawarkan minibus ke phuket town ataupun ke patong. Aku segera mengeluarkan Bath sebesar 150 THB untuk sebuah karcis minibus menuju Patong Beach, tempat hostel yang telah kupesan berada. Ternyata jarak dari airport ke Patong Beach cuklup jauh juga. Di tengah perjalanan minibus berhenti ke sebuah travel agent untuk menawarkan tour ke beberapa tempat di sekitar Phuket. Tetapi karena Indra sudah reservasi 3 tempat untuk tour ke Phi-Phi Island besok, akupun tidak repot lagi memesan paket tour.
Sekitar pukul 4 sore minibus berhenti di depan hostelku, Som Guesthouse, milik keluarga asal korea yang tinggal di daerah Patong Beach Thailand. Di hostel ini aku memesan kamar private dengan 3 beds bersama Indra dan Asep. Kamarnya sangat bersih dan bagus, dielngkapi dengan TV Cable, AC dan Kulkas dan tentunya harga yang reasonable.
Setelah bertemu Indra yang sedang bersantai di kamar, aku segera memulai bersenang-senang di daerah Patong yang semakin malam semakin ramai. Di daerah ini banyak hal yang bisa ditawarkan kepada wisatawan, selain pantai-pantai yang indah banyak juga terdapat tempat berbelanja serta tentunya hiburan malam yang disukai wisatawan asing. Ketika malam tiba, beberapa jalanan ditutup untuk kendaraan dan dikhususkan untuk para pejalan kaki. Malam itu aku habiskan dengan berjalan di pantai dan tentunya di area perbelanjaan yang menawarkan berbagai macam souvenir khas Thailand.
Foto-foto Phuket selengkapnya bisa dilihat di album picasa ku.
[…] Untuk kisah Phuket dan Phi Phi yang lebih lengkap dan kronologis silahkan berkunjung ke blog teman saya (Backpacking hari #6, Backpacking hari #7) […]
nanya dong mas,,, serius tuh perjalanan segitu cuma 5 juta? udah termasuk nginep dan jalan2 atau beli tiket wisata? apalagi ke maya bay?
Pengen banget deh kesana,,, mau contactnya donk biar bisa share,,,
Halo mas aziz, makasis dah mampir disini. beneran saya cuman ngabisin 5 juta (tapi gak termasuk blanja oleh2nya) Tiket pesawat (5 flights = 2juta) sisanya buat hostel, makan, ama tiket wisata. Juga udah termasuk tour ke maya bay. Bisa contact saya di email wisamba@gmail.com atau wisamba@yahoo.com. Bisa via gtalk dan YM juga.
Salam Kenal mas Teguh (?).
wah pengalamannya asik + keren banget..
pengen juga nih nyobain backpacking.
tipsnya donk backpacking sekaligus jadi karyawan yang terikat waktu.
Salam kenal juga Arie,
Terima Kasih udah bkunjung ke sini, memang pengalaman backpacking tuh bener bener menyenangkan sampe cenderung addicted. Cobain deh sekali, pasti pengen lagi dan lagi. Tapi memang sih hambatannya buat karyawan sih masalah waktu.
Tips dari saya mengenai pengaturan cuti kerja :
1. Rencanakan jauh jauh hari, misal 6 bulan sebelumnya (Rencana : duit, survey pesawat lokasi via internet, dan yang paling penting milih jadwal cuti )
2. Persiapkan jatah cuti, jangan dipake pake dulu.
3. Sebulan sebelumnya, ngomong baek baek ama manager / bos kamu kalo bulan depannya kamu bakalan ambil cuti lama (semingguan) dan yakinin juga ke dia kalo project2 atau tugas kamu bakalan diselesein sebelum kamu cuti. Kalo bos kamu ok pasti urusan cuti lama juga bakalan lancar.
– Teguh Aji Wisamba –
i like it your picture coz..aku suka banget t4nya
btw…itu tempat pembuatan film the beach kan??
salam kenal ^-^
Hi Lisa,
Salam Kenal juga.
Thx udah mampir, tempat shoot the beach yang atas tuh, maya bay itu.
Regards — Teguh Aji Wisamba
kapan ya kita punya bandara seperti negara2 tetangga.malu deh melihat bandara kita.semerawut.berantakan.kotor